Jumat, 06 Oktober 2017

Berita Polewali Mandar: Kepala Sekolah SDN 028 Pekkabata Dianggap Bebani Siswa Dalam Masalah Sepatu

Sebuah berita polewali mandar yang kurang mengenakan menimpa kepala sekolah SDN 028 Pekkabata. Seperti sudah diketahui bersama bahwa pihak sekolah dilarang untuk melakukan pungutan liar kepada para siswanya. Hal ini telah diatur dalam Perpres no 87 tahu 2017 Tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar, serta didukung oleh perda no 5 tahun 2009 tentang Pendidikan Gratis.

Meski begitu tetap saja ada sekolah yang melanggar peraturan ini. Disebutkan dalam sebuah berita Polewali Mandar bahwa kepala sekolah SDN 028 Pekkabata, dianggap membebani siswa dan wali murid untuk membeli sepatu seragam dalam rangka untuk mengikuti hari ulang tahun Gerakan Pramuka tingkat kabupaten Polewali Mandar tahu 2017 yang diadakan oleh Kwarcab Polewali Mandar.



Dimana setiap sekolah dalam jajaran UPTD Dikbud kecamatan Polewali, diwajibkan mengirim utusan 2 regu putra dan putri sebanyak 62 siswa untuk mengikuti acara lomba gerak jalan. Bagi siswa yang terpilih untuk ikut lomba maka diwajibkan membeli sepatu seragam senilai 90 ribu rupiah yang dikoordinir oleh salah seorang oknum guru. Namun hal ini rupanya tidak melibatkan komite sekolah dan wali murid dalam menentukan kebijakan. Akibatnya para wali murid pun merasa terbebani dengan kewajiban ini dan memprotes dengan keras hal tersebut. Akhirnya rapat pertemuan antara wali murid dan pihak sekolah pun digelar untuk menentukan jalan keluar. Demikian berita Polewali Mandar kali ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.